Sejarah

Ditulis oleh
(0 penilaian)

Sejarah Singkat MA Bahrul 'Ulum

MA bahrul ‘Ulum di dirikan pada tahun 1990 tepatnya pada tanggal 1 juli 1990 dengan keputusan kepala kantor wilayah departemen agama provinsi jawa timur no.wm.06.04/PP/03.2/003091/1991. Berdirinya MABU adalah wujud realisasi dari refleksi para tokoh pendidikan di lingkungan YPPBU yang memandang bahwa pendidikan “ mengutip pendapat Emile Durkheim (1858-1917) merupakan sebuah ikhtiar social dalam mengantisipasi perkembangan masa depan bangsa dan agama. Pertimbangan-pertimbangan yang mendasari pendirian MA bahrul ‘ulum antara lain ;

  1. Kewajiban moril bagi segenap lapisan masyarakat untuk turut serta memikul tanggung jawab masa depan bangsa, Negara dan agama
  2. Data statistic menunjukan adanya peningkatan jumlah anak didik yang melebihi kapasitas gedung yang ada, karena YPPBU merasa perlu untuk membuka pendidikan formal setingkat SMU dengan cirri khas tertentu (saat itu sudah ada 2 lembaga pendidikan setingkat SMU di lingkungan YPPBU yaitu MAN tambakberas dan MMA)
  3. Menselaraskan antara sumber daya manusia (SDM) system pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Sebab dunia pendidikan, selaku intrumen teologis, tidak hanya perlu mengikuti perkembangan masyarakat tetapi juga perlu mengevaluasi dan menuntun arah perkembangan masyarakat utamanya dibidang agama.

Pada awal beroperasinya ditahun pelajaran 1990/1991 MABU dipimpin oleh bapak KH Moh Syamsul Huda As, SH sampai tahun pelajaran 1992/1993 kemudian dilanjutkan oleh bapak Drs. H. Mohammad Fatkhulloh Abd Malik. Sampai tahun pelajaran 2004/2005 kemudian dilanjutkan oleh bapak Drs. H Mohammad Fadlulloh, M.HI sampai tahun 2009. Dilanjutkan Bpk Asmu’i,S.Ag.,M.MPd tahun 2010 sampai sekarang.

Sejak dari masa berdirinya hingga saat ini MABU mengalami perkembangan yang cukup pesat baik peningkatan kuantitas murid atau guru maupun kualitas pendidikannya secara menyeluruh. Peningkatan kualitas ini dibuktikan dengan peningkatan status madrasah ini di lingkungan departemen agama. Status diakui diperoleh pada tahun pelajaran 1994/1995 dengan SK dari direktur jenderal (dirjen) pembinaan kelembagaan agama islam no. E.IV/29/1994 dan nomor statistic madrasah 31.2.35.17.13.038. kemudian memperoleh status disamakan sejak tahun 1999/2000 berdasarkan SK no. E.IV/PP.03.2/KEP/13/2000 dari kepala dirjen. Pembinaan kelembagaan agama islam. Kemudian memperoleh status terakreditasi A unggul tahun 2004/2005 berdasarkan SK no. A/ KW.13.4/MA/251/2005 dari kepala dirjen pembinaan kelembagaan agama. dengan Nomor Pokok sekolah nasional 20503894 serta nomor statistic madrasah 131235170049 kemudian yang terakhir memperoleh Akreditasi A dengan perubahan nomer pokok sekolah dan nsm menjadi 20580337 dan Nsm 131235170048.

 

 

Bentuk lambang

Bentuk lambang adalah garis lengkung yang membentuk lima sudut

Arti lambang

  1. Garis tebal pinggir berbentuk segilima melengkung menunjukan dasar/ fundamen agama islam (rukun islam) bertepatan sama jumlahnya dengan pancasila dasar Negara RI dan keduanya saling berkaitan.
  2. Warna dasar hijau lumut : ketulusan, kesejukan, kesuburan, kedamaian serta ketenangan siswa-siswi MA-BU dalam menggali khasanah ilmu pengetahuan di bumi bahrul ulum.
  3. Ayat suci al qur’an : menggambarkan bahrul ‘ulum bagaikan samudra ilmu pengetahuan. Samudra yang sangat luas penuh dengan berbagai macam ikan serta mutiara-mutiara yang berkilauan memancarkan cahayanya. Yang tak terkira kesanggupan untuk menghabiskan, ilmu yang mereka peroleh menjadi setetes air yang bergabung dalam satu samudra.
  4. Empat kitab yang berjajar rapi : MA-BU senantiasa berpegang teguh pada madzhab dan ahlus sunnah wal jamaah
  5. Api berkobar ; semangat belajar yang membaja yang takkan pernah padam untuk eraih prestasi yang gemilang serta keteguhan mereka dalam menghadapi segala rintangan yang menjadi penghalang semangat mereka.
  6. Bola dunia ; dengan bekal Scince dan Skill yang telah dimiliki siswa-siswi MABU mampu mengiring air samudra harapan, mengiring burung-burung ke pohon-pohon batin, mengiring kehijauan keranting-ranting sukma serta mampu mengepakkan sayap untuk menjelajah seantero belahan dunia. Manusia pertama diciptakan oleh Allah SWT dengan tanah dan pada akhirnya kembali lagi ke asalnya.
  7. Huruf cetak madrasah aliyah bahrul ulum; dalam lingkaran adalah nama almamater yang senantiasa disinari dan dilandasi empat unsure utama alqur’an sunnah qiyas dan ijma’
Sukem, S.Pdi.,S.Kom

Mudahkanlah, Jangan dipersulit!

https://divisidatalitbang.net/

Tinggalkan komentar

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.